Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan BPD

Pada hari Kamis lalu tanggal 31 Januari 2019, Pemerintah Desa Tridadi melakukan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Kelembagaan Desa (BPD) dengan melakukan Study Banding ke Desa Penglipuran, Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. 

Bertindak sebagai Narasumber Bapak I Wayan Supat (Jro Bendesa) menyambut rombongan dengan sangat baik, beliau menyampaikan beberapa materi diantaranya :

Desa Adat Penglipuran menjadi Desa Wisata diawali dengan konservasi Desa, karena masyarakat ingin melestarikan budaya sekaligus menerima modernisasi tahun 1993 dengan kesepakatan masyarakat bersama penglipuran menjadi Desa Wisata.

Luas wilayah Desa Penglipuran yaitu 11 Hektar pemukiman, 45 Hektar adalah hutan bambu, 55 tegalan, sekitar 4 Hektar fasilitas umum. Desa Adat dibagi 3 Zona dengan konsep Tri Mandala : Mandala Utama, Mandala Tengah, Nista Mandala. Beberapa organisasi nya adalah : Organisasi Pemuda, Gamelan, Penari, Juru Masak, Keamanan (Pecalang).

Desa adat tidak mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) tetapi malah menyumbang kepada pemerintah, saat ini sharingnya 60 % Pemda dan 40 % Desa Adat. Desa Adat merupakan Desa yang memiliki otonomi sendiri dan tidak tergantung Pemerintah, yang menjadi kesimpulan Pemerintah Desa Tridadi untuk kedepannya adalah Cara Pandang, kekompakan, kedisiplinan, kebersamaan, keteraturan yang dapat ditiru untuk menciptakan Desa yang lebih baik dan lebih sukses lagi.